PAT/UJIAN SEMESTER : Akan dilaksanakan pada tanggal 6 - 11 Juni 2022 dengan tetap mengikuti protokol kesehatan/menjaga jarak. PELANTIKAN : Pengurus OSIS 2022 masih menunggu konfirmasi.

Juni 03, 2011

Sulsel Naik Satu Peringkat

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil menempati peringkat kelima terbaik hasil ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) sederajat secara nasional dengan hasil rata-rata nilai UN mencapai 7,82. Peringkat ini naik satu peringkat dibandingkan tahun 2010 lalu. Sulsel hanya berada di bawah Provinsi Bali dengan rata-rata nilai 8,11 disusul Sumatera Utara (Sumut) 8,04, Jawa Timur (Jatim) 7,86, dan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan rata-rata 7,84.

"Sebenarnya dilihat dari jumlah penduduk dan total kabupaten/ kota kita bisa menempati posisi terbaik di Indonesia. Kita memiliki unit sekolah terbesar yang tersebar di 24 kabupaten/ kota," kata Ketua Panitia UN Tingkat Provinsi Sulsel Abdullah Djabbar di Makassar, Kamis (01/06/2011). Tahun 2011 ini, rata-rata nilai kelulusan siswa SMP di Sulsel juga cukup baik, berada di klasifikasi A. Satu-satunya, mata pelajaran yang meraih predikat klasifikasi B justru untuk bahasa Indonesia dengan rata-rata 7,31.

Sedangkan matematika yang merupakan materi pelajaran hitung- hitungan jutru meraih nilai terbaik dengan rata-rata 8,04 secara kumulatif disusul bahasa Inggris dengan nilai 8,10 dan IPA dengan rata-rata nilai 7,84. Berdasarkan distribusi nilai siswa se-Sulsel matematika juga berada di peringkat tertinggi. Sejumlah siswa bahkan mencetak nilai 10,00. Selain Felicia dari SMP Katolik Rajawali, nilai sempurna itu juga diperoleh siswa SMPN 12 Makassar atas nama Dian Hariati.

Sebanyak 10.711 siswa (8,18 persen) meraih nilai antara 9,00- 9,99 untuk mata pelajaran matematika, 4.891 siswa (3,73 persen)  bahasa Inggris, dan 2.981 siswa (2,28 persen) untuk mata pelajaran IPA. Sedangkan, untuk mata pelajaran bahasa Indonesia hanya 172 peserta yang berhasil meraih rentang nilai 9,00-9,99. (*)

Sumber : http://makassar.tribunnews.com/2011/06/02/

Mei 30, 2011

KEGIATAN WISATA KLS. IX

Dalam memberikan kesempatan siswa-siswi kls.IX yang telah melaksanakan Ujian Nasional untuk melakukan kegiatan refreshing bersama pihak sekolah. maka, pada hari Minggu, tanggal 29 Mei 2011 dilaksanakan kegiatan Wisata yang bertempat di Kabupaten Pangkep (Waterboom Park, Bungoro). Adapun rombongan kendaraan yang berangkat bersama sejumlah 5 buah bus dan 1 mobil pribadi. Perjalanan dimulai pada sekitar pukul. 08.30 wita akibat hujan yang turun pada hari itu. Dan Alhamdulillah, rombongan tiba sekitar pukul. 02.00 wita.

Mei 23, 2011

KESALAHAN TEKNIK UJIAN NASIONAL TAK BOLEH RUGIKAN SISWA

Kesalahan Teknis Ujian Nasional Tak Boleh Rugikan Siswa 
20 Mei 2011 | Laporan oleh widhi

Jakarta ---- Setiap tahun, saat pengumuman hasil ujian nasional, sering terdapat kejangggalan-kejanggalan pada nilai UN yang diterima siswa. Ada yang nilainya sangat rendah, jauh berbeda dengan nilai ujian sekolah, bahkan ada juga yang mendapat nilai nol.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, kemungkinan adanya kesalahan teknis bisa terjadi. "Bisa saja dalam prosesnya itu ada yang terselip. Maka langkah pertama yang harus dilakukan itu adalah verifikasi," ujarnya awal pekan ini di Serang, Banten.

Menurut Menteri Nuh, verifikasi awal bisa dilakukan dengan melihat berkas acara, di sekolah mana siswa yang memiliki kejanggalan dalam nilai UN tersebut ujian. "Begitu ada datanya, dicek lagi. Prinsip dasarnya kita tidak boleh merugikan siswa," tuturnya.

Selanjutnya, verifikasi dilakukan berjenjang, mulai dari sekolah, kemudian dinas pendidikan di tingkat kabupaten/kota, dinas pendidikan tingkat propinsi, hingga ke pusat, yaitu Kementerian Pendidikan Nasional.

Kejanggalan nilai UN yang diterima siswa bisa terjadi karena dua hal. Pertama, adanya kelalaian di masing-masing jenjang, atau terselipnya berkas siswa di salah satu jenjang itu. Kedua, adanya kesalahan menghitamkan lembar jawaban komputer, sehingga tidak terbaca. "Semua kemungkinan bisa terjadi," kata Menteri Nuh.

Ia menegaskan, segala kemungkinan kesalahan yang terjadi, tidak boleh merugikan siswa peserta UN. Karena itu, harus dilakukan verifikasi secara terbuka. "Kalau ada yang komplain atau keberatan, bisa terbuka melakukan verifikasi, dengan membawa bukti berupa dokumen-dokumen".

Mendiknas mengatakan, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdiknas harus membuka posko untuk menerima laporan dari sekolah terhadap kejanggalan hasil UN yang diterima siswanya. "Yang paling tahu kan sekolah. Jadi dikumpulkan ke sekolah. Sekolah yang harus menyampaikan ke dinas pendidikan di kabupaten/kota. Kemdiknas terakhir. Karena itu nanti dicek. Sekali lagi, prinsip dasarnya tidak boleh merugikan siswa," katanya.

Ia menambahkan, keputusan mengenai nilai UN siswa yang sudah diverifikasi tetap di tangan pusat (Kemdiknas). Hal itu akan diputuskan berdasarkan bukti-bukti berupa dokumen-dokumen yang telah diverifikasi di tiap jenjang sebelum sampai ke pusat.

Diharapkan, proses verifikasi ini tidak akan memakan waktu lama. Dan, akan dilakukan hingga semua laporan dari sekolah selesai diverifikasi sebelum SNMPTN berlangsung. "Itu kan orang komplain kira-kira ada kaitannya dengan pendaftaran dalam perguruan tinggi SNMPTN tanggal 25. Mudah-mudahan dalam pekan ini sudah bisa terdeteksi dalam dua atau tiga hari."

Mengenai hasil UN, Kemdiknas akan menggelar jumpa pers untuk mengumumkannya pada hari ini (20/5). Dalam jumpa pers itu nantinya akan diumumkan bagaimana prestasi UN di 100 kabupaten/kota dibandingkan dengan tahun lalu. Analisis mendalam mengenai UN 2011 juga dilakukan untuk mengetahui kompetensi apa yang dikuasai siswa, dan yang kurang atau tidak dikuasai.

Menteri Nuh mengatakan, selain untuk menentukan kelulusan, UN juga dilakukan untuk melakukan pemetaan. "Pemetaan itu dilakukan untuk apa? Untuk perbaikan. Termasuk liat sekolah yang siswanya nggak lulus semua itu. Akan kita lakukan analisis mendalam. Apa penyakit yang ada di situ, terus kita tentukan terapinya seperti apa,"  ucapnya. Pemetaan terhadap UN itu dilakukan untuk perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia. (lian)

Sumber :  http://www.kemdiknas.go.id

Mei 16, 2011

PENGUMUMAN UN SMA 2011

Pengumuman hasil Ujian Nasional 2011 tingkat SMA, SMK, dan MA dilaksanakan pada hari ini Senin, tanggal 16 Mei 2011 disekolah-sekolah.
KELUARGA BESAR SPENSA KAJUARA MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES KEPADA ADIK-ADIK SISWA-SISWI SMA, SMK, MA PADA PENGUMUMAN HARI INI.

Mei 12, 2011

PERTEMUAN PENGURUS PNPM

Bertempat di Spensa Kajuara, pada hari Rabu 11 Mei 2011 dilaksanakan pertemuan para pihak-pihak yang terlibat dalam PNPM di Wilayah Kecamatan Kajuara (18 BPD se-Kajuara). Adapun pertemua tersebut yakni mengenai seputar usulan kegiatan dan hal-hal tentang PNPM di Kecamatan ini.

PEMBAGIAN DANA PENDIDIKAN GRATIS BULAN MEI 2011

Bertempat di Ruang Lab. IPA pada hari Rabu, 11 Mei 2011, dilaksanakan Penerimaan Dana Pendidikan Gratis bagi sekitar ratusan siswa-siswi Spensa Kajuara. Adapun Siswa-siswi yang menerima dana tersebut adalah siswa kelas VII dan kelas VIII.

Mei 02, 2011

KELUARGA BESAR SPENSA KAJUARA
PIMPINAN, STAF, GURU, SISWA-SISWI, ALUMNI
MENGUCAPKAN

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL
2 MEI 2011
Tema : Pendidikan Karakter sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa.

Penerimaan Peserta Didik Baru 2022